PROFIL SEKOLAH DAN YAYASAN AL ISLAM

SDI AL-ISLAM merupakan lembaga yang berdiri di atas Yayasan AL-ISLAM. SDI AL-ISLAM fokus pada bidang Pendidikan Dasar. Adapun Lembaga sosial lainya yang dimiliki Yayasan Al-Islam adalah TK, Panti, dan Berbagai Lembaga Sosial yang lain. -info klik disini-

PENERIMAAN SISWA BARU

SDI Al-Islam membuka kembali Pendaftaran bagi calon peserta didik baru. Proses ini merupakan sebuah upaya yang terus akan kami lakukan sebagai wujud pengabdian kami dalam membentuk generasi manusia yang unggul dan berakhlak mulia. -info klik disini-

EKSTRA KURIKULER

Pengembangan bakat dan kemampuan siswa merupakan hal yang sangat penting bagi para siswa. Sebab dalam proses pendidikan yang utuh siswa berhak mendapatkan perlakuan yang mampu memunculkan potensi dan kemampuannya. -info klik disini-

PRESTASI YANG PERNAH DIRAIH

Salah satu hal yang bisa menjadi motivasi bagi para siswa, guru dan orang tua adalah prestasi anak-anak kita tercinta. Meski prestasi tidak selalu berbentuk Trofi, Piagam atau hal material semacamnya. Prestasi yang paling unggul adalah "Baiknya Akhlak seorang anak". -info klik disini-

INFORMASI DAN KEGIATAN SOSIAL

Sebab Sekolah tidak boleh terlepas dari Masyarakatnya. Karena itulah Pelayanan kepada masyarakat adalah sebuah bentuk pengabdian yang harus terus dilakukan setiap sekolah. -info klik disini-

Mutiara:
KELUARGA BESAR SDI AL-ISLAM MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN TAHUN BARU 2015
Latest Post

PENGUMUMAN PESERTA DIDIK BARU

Written By Kahar Pagi on Rabu, 01 April 2015 | 13.55


Kelas Tanpa Batas #1

Written By Kahar Pagi on Selasa, 03 Maret 2015 | 09.36

Belajar di kelas tanpa batas....
Tidak...tidak... kita tidak ingin tembok persegi itu menjadi pembatas kita. Memang iya, kita semua mencintai kursi dan meja juga papan tulis kita, tapi tikar dan langit juga kita cintai sebagaimana kelas persegi kita... yang kita harus selalu tahu adalah... kita harus belajar tekun dan giat agar siap duduk tenang di kursi itu pada waktunya nanti kelas 6.

Bunda Guru dan Ayah Guru....
Kami akan belajar seperti yang kalian mau. Ajari kami apa yang Bunda dan Ayah Guru tahu...
jangan putus nasihatmu.


Momen

Written By Kahar Pagi on Sabtu, 28 Februari 2015 | 13.27


SDI Al-Islam Mewakili Kecamatan Depok dalam O2SN Karate

Written By SDI Al Islam on Senin, 23 Februari 2015 | 13.53

Pagi hari ini, 23 Februari 2015 pelaksanaan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) cabang olahraga karate dipertandingkan di SD Muhammadiyah Condong Catur. SDI Al-Islam Tambakbayan dalam perlombaan ini juga berpartisipasi mengirimkan atlit karatenya. Alhamdulillah SDI Al-Islam dengan segala usaha kerasnya serta doa dari bapak/ibu guru serta para orang tua akhirnya SDI Al-Islam mampu merebut Juara 1 karate kategori kata dan kumite

SDI Al-Islam mewakilkan ananda Ibrahim Muhammad Shiddiq yang akrab disapa Aim oleh teman-temannya di sekolah berhasil memenangkan pertandingan O2SN cabang olahraga karate putra tingkat kecamatan Depok. Dengan hasil ini maka SDI Al-Islam yang diwakili oleh ananda Aim berhak mewakili Kecamatan Depok bersama rekannya ananda Nayla dari SD lain untuk Karate Putri.

Alhamdulillah dengan usaha keras pula dari simpai Bayu sebagai pelatih Ekstrakurikuler Karate di SDI Al-Islam Tambakbayan. Semoga prestasi ini bisa menjadi pemantik bagi siswa-siswi dan guru SDI Al-Islam untuk lebih meningkatkan upayanya dalam belajar dan mendidik putra-putri kebanggaan kami. Semoga Allah senantiasa mengiringkan prestasi yang tinggi dari apa yang telah kami upayakan. Amin.

Kelas Kecil

Written By Kahar Pagi on Minggu, 15 Februari 2015 | 06.56



Di sekolahku yang sederhana. Lepas hujan lebat dan angin kencang tadi sore, beberapa pohon sekilas aku lihat porak-poranda dan tumbang. Papan-papan iklan dan baleho di jalan menuju sekolah tumbang. Listrik padam. Lengkap sudah.

Sederet kejadian sore itu mewakili kesedihan sekolah kita yang baru saja “terjun bebas”. Begitu kata petugas UPT kecamatan mengumumkan hasil Try Out kelas 6 sekolah kami. Bagaimana tidak, kita bisanya ada diperingkat 10 besar, tapi hari ini kita ada diurutan 41. Rekor termegah yang mengejutkan bapak/ibu guru sore itu. Hadiah yang mewah untuk ulang tahun si kecil husna kelas 6 kita itu.

Perayaan beluim berakhir, sebab listrik padam, jadi ada banyak lilin di sekolah, romantis ditengah gerimis dan nilai kita yang tragis. Lengkap sudah. Husna kecil membawa kue ulang tahun ke sekolah, sengaja untuk dibagi teman-teman sekelas dan bapak-ibu guru terkasih. Kue yang besar untuk ukuran anak-anak. Rosyid, siswa laki-laki terkalem yang pernah ada di sekolah sederhana ini. Katanya “wahh... aku baru tahu kalau ada roti sebesar ini” dengan lugunya.... sepontan teman-temanya tertawa. Tapi ya begitulah anak. Dengan lugunya namun tulus apa yang ia sampaikan dari hatinya. 10 anak di kelas kecil kami, mereka adalah anugrah yang turun untuk kita rawat dan jaga dengan sungguh. Meski kadang bapak/ibu guru harus menyambung usus setiap waktu. Tak masalah, mereka tetap anak-anak kami yang terbaik.

Dalam balutan gelap dan samar-samar cahaya lilin, ketika roti husna kecil dibagi-bagi oleh cerlia kecil pada teman-teman, mereka makan bersama sore itu. Ya.. kita hari itu menginap di sekolah dalam kegiatan NSC khusus pembinaan bagi kelas 6. Terdengar percakapan kecil dari kubu anak laki-laki
Rosyid             : Tur, hadiah terbesar ulang tahunmu apa? dengan lugunya
Fatrhur            : Eee... Liburan ke Tawangmangu? Jawabnya mantap.
Rosyid             : Wahh... masih besar hadiahku berarti no... tantangnya dengan semngat.
Fathur              : Emang hadiahmu apa?
Rasyid             : Lebaran... heheh... soalnya habis aku ulang tahun trus lebaran.
            
Seketika akupun tegelitik geli mendengarnya. Sebuah ungkapan yang sederhana tapi penuh makna yang begitu santundan dalamnya. Bagaimana tidak? Idul Fitri ia katakan sebagai hadiah terbesar ulang tahunya. Subhannallah...
            
Sebuah kelas kecil yang hangat. Ada di sekolah kami yang sederhana. Selamat belajar anak-anaku sayang.  Husna kecil semoga lebih dewasa, Rosyid sayang tetaplah sederhana. Kelas kecilku. Ayah bunda di rumah mengaharapkanmu.

Aku dan Qur'an

Written By Kahar Pagi on Rabu, 11 Februari 2015 | 10.54

Pernahkah kita merasa cemburu berat?
Jawabanya adalah "Ya" kita pernah merasakannya.

Kebanyakan orang tua dan guru pasti akan cemburu ketika melihat anak-anaknya belum bisa membaca atau berhitung diusianya yang kian bertambah. Terlebih lagi jika kita melihat anak-anak lain seusianya sudah piawai merangkai huruf-huruf dan mengucapkan dengan riang gembira, mampu menulis dengan lancarnya, pensilnya menari-nari lihai di atas kertas tulisanya. Begitu membahagiakannya melihat perkembangan anak-anak kita yang mulai bisa membaca dan menulis itu, serasa semua tulisan yang tertangkap oleh matanya ingin ia segera baca. 

Segala upaya kita lakukan agar anak kita bisa segera membaca tulisan latin dan berhitung angka-angka dengan cermat. Mungkin Les Baca, Les Berhitung, dan tak henti-henti pula kita ajari anak-anak kita untuk membaca dan menulis. Lalu bagaimanakah dengan bacaan Qur'an anak-anak kita? Sampai dimanakah sibuah hati menghafalkan Qur'an yang menjadi petunjuknya.
Sudahkah kita memiliki perhatian lebih pada Qur'an untuk anak-anak kita?

Harusnya kita "merasa cemburu besar" pada mereka anak-anak yang sudah piawai mengucap ayat-ayat Qur'an dengan lisanya yang mulia. Anak-anak kita harus terus kita pacu semangatnya untuk belajar membaca dan menghafal Qur'an yang penuh dengan petunjuk itu.

SDI Al-Islam dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an yang dilakuakan setiap hari di sekolah menggunakan metode UMMI mulai dari semester ini. Sebagai sekolah islam yang berkomitmen untuk mengokohkan karakter serta membetuk insan yang bertakwa setiap anak-anak didiknya kami selalu mendekatkan mereka dengan Qur'an. Sebab sekolah dasar adalah sebagai pondasi bagi anak-anak didik kita untuk bekal belajar di lingkunganya nanti maka pendidikan akhlak menjadi nomer satu bagi mereka. Dan akhlak dan budi pekerti yang paling mulia adalah Qur'an. Sebab itulah penting bagi anak-anak dan kita semua untuk belajar Qur'an.

Semoga Allah membimbing kita senantiasa dalam petunjuk-Nya.
Amin.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SDI Al-Islam Yogyakarta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger